Blog Archives

Beato Florus Hyeon Gye-heum

Beato Florus Hyeon Gye-heum (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Florus Hyeon Gye-heum (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1763, Seoul
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dan apoteker dari keluarga kelas menengah
  • Usia: 38 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 10 Desember 1801
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Florus Hyeon Gye-heum dipanggil juga dengan nama ‘Sa-su’ atau ‘Gye-on’, dia lahir di keluarga kelas menengah di Seoul. Keluarganya menghasilkan banyak penerjemah bahasa selama beberapa generasi. Florus Hyeon tidak mengikuti karier itu, namun dia menjalankan toko obat. Santo Karolus Hyeon Seok-mun yang menjadi martir pada tahun 1846 adalah putranya, dan Santa Benedikta Hyeon Gyeong-ryeon yang menjadi martir pada tahun 1839 adalah putrinya. Read the rest of this entry

Beato Yohanes Yu Mun-seok

Beato Yohanes Yu Mun-seok (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Yohanes Yu Mun-seok (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1784, Jeonju, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Perjaka dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 17 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 14 November 1801
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Digantung

Yohanes Yu Mun-seok juga dipanggil dengan nama ‘Mun-cheol’, dia lahir pada tahun 1784 di keluarga bangsawan dan kaya raya di Chonam, Jeonju, Jeolla-do (sekarang, Namgye-ri, Iseo-myeon, Wanju-gun, Jeonbuk). Agustinus Yu Hang-geom yang menjadi martir ketika Penganiayaan Shinyu pada tahun 1801 adalah ayahnya. Yohanes Yu Jung-cheol adalah kakaknya dan Lutgardis Yi Sun-i adalah kakak iparnya. Read the rest of this entry

Beato Yohanes Yu Jung-cheol

Beato Yohanes Yu Jung-cheol (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Yohanes Yu Jung-cheol (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1779, Jeonju, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Selibat dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 22 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 14 November 1801
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Digantung

Yohanes Yu Jung-cheol dipanggail juga dengan nama ‘Jong-seok’ lahir pada tahun 1779 di Chonam, Jeonju (sekarang, Namgye-ri, Iseo-myeon, Wanju-gun, Jeonbuk). Dia adalah putra sulung dari keluarga bangsawan yang kaya raya. Agustinus Yu Hang-geom yang menjadi martir pada tahun 1801 adalah ayahnya. Lutgardis Yi Sun-i adalah istrinya dan Yohanes Yu Mun-seok adalah adiknya. Read the rest of this entry

Beato Fransiskus Yun Ji-heon

Beato Fransiskus Yun Ji-heon (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Fransiskus Yun Ji-heon (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1764, Jinsan, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 37 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 24 Oktober 1801
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Tubuhnya dirobek menjadi empat bagian

Fransiskus Yun Ji-heon lahir pada tahun 1764 di keluarga terpelajar dan ternama di Jinsan, Jeolla-do (sekarang, sebuah wilayah diantara Geumsang-gun dan Nonsan-si, Chungnam). Paulus Yun Ji-chung yang menjadi martir ketika Penganiayaan Sinhae yang terjadi pada tahun 1791, adalah kakaknya. Read the rest of this entry

Beato Agustinus Yu Hang-geum

Beato Agustinus Yu Hang-geom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Agustinus Yu Hang-geom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1756, Jeonju, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Katekis dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 45 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 24 Oktober 1801
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Tubuhnya dirobek menjadi empat bagian

Agustinus Yu Hang-geum lahir pada tahun 1756 di Chonam, Jeonju (sekarang, Namgye-ri, Iseo-myeon, Wanju-gun, Jeonbuk) pada keluarga bangsawan. Dia belajar Katekismus tak lama setelah agama Katolik diperkenalkan di Korea pada tahun 1784, kemudian dia menjadi Katolik. Dia adalah orang Katolik pertama di wilayah Jeolla-do. Yohanes Yu Jung-cheol dan Yohanes Yu Mun-seok, keduanya adalah putranya yang menjadi martir pada tahun 1801. Lutgardis Yi Sun-i yang menjadi martir pada tahun 1802 adalah menantu perempuannya dan Matius Yu Jung-seong adalah keponakannya. Read the rest of this entry

Beato Filipus Hong Pil-ju

Beato Filipus Hong Pil-­ju (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Filipus Hong Pil-­ju (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1774, Deoksan, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 27 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 4 Oktober 1801
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Filipus Hong Pil-ju lahir di Deoksan, Chungcheong-do di keluarga bangsawan. Dia belajar Katekismus dari Luis Gonzaga Yi Jon-chang sekitar tahun 1790 kemudian dia menjadi seorang Katolik. Nama kecil dia adalah ‘Mun-gap’. Read the rest of this entry

Beato Fransiskus Kim Jong-gyo

Beato Fransiskus Kim Jong­-gyo (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Fransiskus Kim Jong­-gyo (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1754, Seoul
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Tabib dari keluarga kelas menengah
  • Usia: 47 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 4 Oktober 1801
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Fransiskus Kim Jong-gyo juga dipanggil dengan nama ‘Chi-hoe’ lahir pada tahun 1754 di keluarga kelas menengah di Seoul dan kemudian dia menjadi praktisi medis. Dia bukan orang yang kaya dan berpenampilan menarik, tapi dia orang yang cerdas dan sangat tertarik untuk belajar. Yohanes Pembaptis Yi Byeok, seorang tokoh terkemuka dalam mendirikan Gereja Katolik di Korea, menghormati dan mengasihi Fransiskus. Dia berkata bahwa Fransiskus adalah orang yang luar biasa. Read the rest of this entry

Beato Matias Choe Yeo-gyeom

Beato Matias Choe Yeo­-gyeom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Matias Choe Yeo­-gyeom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1763, Mujang, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 38 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 27 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Mujang, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Matias Choe Yeo-gyeom lahir pada keluarga kelas bangsawan di Mujang, Jeolla-do. Dia belajar Katekismus dari Paulus Yun Ji-chung ketika dia masih muda. Setelah dia menikah, dia bertemu dengan Luis Gonzaga Yi Jon-chang, kemudian melanjutkan untuk mempelajari ajaran Gereja, sehingga menjadi seorang Katolik yang saleh. Pada saat itu, mertuanya tinggal di Hansan, Chungcheong-do. Disana dia bertemu dengan Luis Gonzaga Yi. Read the rest of this entry

Beato Andreas Kim Cheon-ae

Beato Andreas Kim Cheon-ae (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Andreas Kim Cheon-ae (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: 1760
  • Tempat Lahir: Tidak diketahui
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Hamba dari keluarga kelas bawah
  • Usia: 41 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 27 atau 28 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Andreas Kim Cheon-ae, yang kampung halamannya tidak diketahui, bekerja sebagai seorang hamba dari keluarga Agustinus Yu Hang-geom, seorang Katolik yang saleh dan juga dikenal sebagai ‘rasul dari Jeolla-do’, Andreas Kim mempelajari Katekismus dari tuannya, Agustinus Yu. Pada saat itu, Agustinus Yu tinggal di Chonam, Jeonju (sekarang, Namgye-ri, Yiseo-myeon, Wanju-gun, Jeonbuk). Read the rest of this entry

Beato Stanislaus Han Jeong-heum

Beato Stanislaus Han Jeong-heum (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Stanislaus Han Jeong-heum (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1756, Kimje, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Guru dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 45 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 26 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Kimje, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Stanislaus Han Jeong-heum lahir di Gimje, Jeolla-do, di keluarga yang miskin namun termasuk keluarga bangsawan. Ketika dia bertumbuh dewasa, dia pergi ke rumah Agustinus Yu Hang-geom, seorang kerabat jauh yang tinggal di Jeonju dan mengajari anak-anaknya (anak Agustinus Yu). Berkat Agustinus Yu, Stanislaus Han menjadi tahu tentang agama Katolik. Read the rest of this entry