Blog Archives
Beato Andreas Kim Sa-geon
Profil Singkat
- Tahun lahir: 1794
- Tempat Lahir: Seosan, Chungcheong-do
- Gender: Pria
- Posisi/Status: Keluarga kelas menengah
- Usia: 45 tahun
- Tanggal Kemartiran: 26 Mei 1836
- Tempat Kemartiran: Daegu, Gyeongsang-do
- Cara Kemartiran: Dipenggal
Andreas Kim Sa-geon lahir di Seosan, Chungcheong-do di keluarga kelas menengah. Dia mempelajari Katekismus dari orang tuanya ketika dia masih usia dini. Ayahnya adalah Tadeus Kim Chang-gwi yang diasingkan pada tahun 1815 karena imannya kepada Tuhan. Pamannya adalah Simon Kim Gang-i yang meninggal di penjara di Wonju, Gangwon-do pada tahun yang sama dengan ayahnya. Pada asalnya keluarga dia adalah keluarga yang kaya, namun orang tua Andreas Kim menjadi miskin karena mereka menyerahkan kekayaan mereka ketika mereka menjadi Katolik dan mereka pindah ke tempat lain. Read the rest of this entry
Beato Andreas Pak Sa-ui
Profil Singkat
- Tahun lahir: 1792
- Tempat Lahir: Hongju, Chungcheong-do
- Gender: Pria
- Posisi/Status: Keluarga kelas bangsawan
- Usia: 47 tahun
- Tanggal Kemartiran: 26 Mei 1839
- Tempat Kemartiran: Daegu, Gyeongsang-do
- Cara Kemartiran: Dipenggal
Andreas Pak Sa-ui juga dipanggil dengan nama ‘Sasim’, dia adalah putra dari Paulus Pak Gyeong-hwa yang menjadi martir pada tahun 1827 di Daegu. Andreas Pak lahir di Hongju, Chungcheong-do di keluarga bangsawan. Nama dewasa dia adalah ‘Sa-ui’. Read the rest of this entry
Beato Andreas Yi Jae-haeng
Profil Singkat
- Tahun lahir: 1776
- Tempat Lahir: Hongju, Chungcheong-do
- Gender: Pria
- Posisi/Status: Umat awam
- Usia: 63 tahun
- Tanggal Kemartiran: 26 Mei 1839
- Tempat Kemartiran: Daegu, Gyeongsang-do
- Cara Kemartiran: Dipenggal
Andreas Yi Jae-haeng juga dipanggil dengan nama ‘Jong-il’ dia lahir di Hongju, Chungcheong-do. Dia mempelajari Katekismus ketika usianya lebih dari 20 tahun kemudian dia menjadi seorang Katolik. Dia adalah seseorang yang selalu berbuat baik dan murah hati dan dia dihormati oleh banyak orang. Sebagai seorang umat beriman dia berkomitmen pada dirinya sendiri untuk menjalankan ajaran Gereja dengan setia. Dia menyadari bahwa dia tidak dapat menjalankan agamanya dengan bebas di kampung halamannya, sehingga dia tingga di tempat yang terpencil di daerah pegunungan, di sana dia menjalani kehidupan yang tersembunyi. Read the rest of this entry
Beato Richard An Gun-sim
Profil Singkat
- Tahun lahir: 1774
- Tempat Lahir: Boryeong, Chungcheong-do
- Gender: Pria
- Posisi/Status: Umat Awam
- Usia: 61 tahun
- Tanggal Kemartiran: 1835
- Tempat Kemartiran: Daegu, Gyeongsang-do
- Cara Kemartiran: Meninggal dalam tahanan
Richard An Gun-sim lahir di Boryeong, Chungcheong-do pada tahun 1774. Dia menjadi seorang Katolik ketika dia masih muda. Setelah dia meninggalkan kampung halamannya dan dia pindah ke Gyeongsang-do demi mendapatkan kebebasan dalan menjalankan kehidupan beragamanya. Dia mengabdikan dirinya untuk menulis ulang buku-buku Katolik demi mencari nafkah bagi keluarganya. Read the rest of this entry
Beato Ambrosius Kim Se-bak
Profil Singkat
- Tahun lahir: 1761
- Tempat Lahir: Seoul
- Gender: Pria
- Posisi/Status: Keluarga kelas menengah
- Usia: 67 tahun
- Tanggal Kemartiran: 3 Desember 1828
- Tempat Kemartiran: Daegu, Gyeongsang-do
- Cara Kemartiran: Meninggal dalam tahanan
Ambrosius Kim Se-bak juga dipanggil dengan nama ‘Gun-mi’, dia lahir pada tahun 1761 di Seoul. Ayahnya adalah seorang penerjemah. Tak lama setelah Gereja Katolik diperkenalkan ke Korea, dia percaya kepada Tuhan dan menjadi seorang Katolik. Nama dewasa dia adalah ‘Eon-u’. Thomas Kim Beom-u yang menjadi meninggal dalam pengasingan pada tahun 1786, adalah kerabat jauhnya. Setelah dia mulai percaya akan agama Katolik, Ambrosius Kim berusaha untuk mengajarkan doktrin Katolik kepada istri dan anak-anaknya dengan ketulusan hati, namun keluarganya tidak menerima agama baru itu. Read the rest of this entry
Beato Paulus Pak Gyeong-hwa
Profil Singkat
- Tahun lahir: 1757
- Tempat Lahir: Hongju, Chungcheong-do
- Gender: Pria
- Posisi/Status: Keluarga kelas bangsawan
- Usia: 70 tahun
- Tanggal Kemartiran: 15 November 1827
- Tempat Kemartiran: Daegu, Gyeongsang-do
- Cara Kemartiran: Meninggal dalam tahanan
Paulus Pak Gyeong-hwa dikenal juga dengan nama ‘Dohang’, dia lahir di Hongju, Chungcheong-do di keluarga bangsawan. Dia menjadi seorang Katolik ketika dia berusia 33 tahun. Dia seseorang yang kaya dan dihormati oleh warga desa. Andreas Pak Sa-ui yang menjadi martir di Daegu pada tahun 1839, adalah putranya. Read the rest of this entry
Beato Paulus Yi Gyeong-eon
Profil Singkat
- Tahun lahir: 1792
- Tempat Lahir: Seoul
- Gender: Pria
- Posisi/Status: Pemimpin awam dari keluarga kelas bangsawan
- Usia: 35 tahun
- Tanggal Kemartiran: 27 Juni 1827
- Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
- Cara Kemartiran: Meninggal dalam tahanan
Paulus Yi Gyeong-un juga dipanggil dengan nama ‘Jong-hoe’ atau ‘Gyeong-byeong’, dia lahir pada tahun 1792 di Seoul pada keluarga terdidik dan ternama. Kakeknya adalah seorang hakim di Yeon-gi, Chungcheong-do. Ayahnya adalah Matius Yi Yun-ha, dia mengikuti jejak kakek dari pihak ibunya yaitu Yi Ik, yang merupakan seorang sarjana ternama saat itu. Ibunya adalah saudari dari Fransiskus Xaverius Kwon Il-sin yang merupakan salah seorang Bapak Pendiri Gereja Katolik di Korea. Karolus Yi Gyeong-do yang menjadi martir pada tahun 1802 di Seoul adalah kakaknya, dan Lutgardis Yi Sun-i yang juga menjadi martir di Jeonju pada tahun 1802 adalah kakaknya. Read the rest of this entry
Beata Teresia Kwon Cheon-rye
Profil Singkat
- Tahun lahir: 1783
- Tempat Lahir: Yanggeun, Gyeonggi-do
- Gender: Wanita
- Posisi/Status: Pasangan perawan dari keluarga kelas bangsawan
- Usia: 36 tahun
- Tanggal Kemartiran: Setelah 10 Agustus 1819
- Tempat Kemartiran: Seoul
- Cara Kemartiran: Dipenggal
Teresia Kwon adalah putri dari Fransiskus Xaverius Kwon Il-sin, salah satu Bapak Pendiri Gereja Katolik di Korea yang penting. Dia adalah adik perempuan dari Sebastianus Kwon Sang-mun yang menjadi martir pada tahun 1801 ketika Penganiayaan Shinyu. Teresia Kwon lahir di Yanggeun pada tahun 1784. Ibunya meninggal ketika dia masih berusia enam tahun, dan ayahnya meningga ketika Penganiayaan Sinhae pada tahun 1791. Read the rest of this entry
Beato Petrus Jo Suk
Profil Singkat
- Tahun lahir: 1786
- Tempat Lahir: Yanggeun, Gyeonggi-do
- Gender: Pria
- Posisi/Status: Pemimpin awam, pasangan perawan dari keluarga kelas bangsawan
- Usia: 33 tahun
- Tanggal Kemartiran: Setelah 10 Agustus 1819
- Tempat Kemartiran: Seoul
- Cara Kemartiran: Dipenggal
Petrus Jo Suk juga dipanggil dengan nama ‘Myeong-su’, dia lahir di Yanggeun, Gyeonggi-do pada keluarga bangsawan dan percaya kepada Tuhan sejak masih kecil. Nama dewasa dia adalah ‘Suk’. Ketika Penganiayaan Shinyu terjadi pada tahun 1801, dia berlindung bersama orang tuanya di rumah ibunya di Gangwon-do. Read the rest of this entry
Beato Yakobus Kim Hwa-chun
Profil Singkat
- Tahun lahir: Tidak diketahui
- Tempat Lahir: Cheongyang, Chungcheong-do
- Gender: Pria
- Posisi/Status: Umat awam
- Usia: Tidak diketahui
- Tanggal Kemartiran: 19 Desember 1816
- Tempat Kemartiran: Daegu, Gyeongsang-do
- Cara Kemartiran: Dipenggal
Yakobus Kim Hwa-chun lahir di Sudani, Cheongyang, Chungcheong-do (sekarang, Sinwang-ri, Sayang-myeon, Cheongyang-gun, Chungnam), dia tinggal di Cheongra-dong, Boryeong (sekarang, Cheongra-ri, Cheongra-myeon, Boryeong-gun, Chungnam). Petrus Kim Dae-gwon yang menjadi martir di Jeonju pada tahun 1839 adalah kakaknya. Read the rest of this entry












Belajar juga dari Perempuan Samaria yang telah belajar pada Tuhan Yesus, tentang Air Hidup dan Penyembahan kepada Bapa di dalam…