Author Archives: Terang Iman

Waktu-Nya Belum Tiba

Oleh Paul Senz

Christ Healing the Blind Man karya Eustache Le Sueur (Sumber: wikiart.org)

Berbagai alasan Yesus tentang “rahasia mesianik” menjadi jelas ketika Injil diungkapkan

Read the rest of this entry

Roma Rumahku – Kisah Dr. Scott Hahn

Scott, Kimberly and Jeremiah Hahn (Sumber: Facebook)

Kisah ini merupakan perjalanan yang membawa seorang pendeta hebat dari aliran Presbiterian dan juga Profesor Teologi dari seminari Protestan ternama, menjadi seorang teolog Katolik Roma dan juga dikenal sebagai apologis Gereja Katolik bertaraf internasional. Melalui pembelajaran dan doa, Scott Hahn menyadari bahwa kebenaran Gereja Katolik berakar kuat dalam Alkitab. Kisah lengkapnya dapat ditemukan di buku laris yang berjudul “Rome Sweet Home,” yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1993.

Read the rest of this entry

Ada Berapa Orang Para Kudus Katolik itu?

Oleh Philip Kosloski

Para Kudus foto oleh Sailko (Sumber: church.mt)

Jawabannya bermacam-macam, tergantung apa itu definisi “orang kudus”

Read the rest of this entry

Yesus dan Keluaran Perjanjian Baru

Oleh Dr. Brant Pitre

Flight to Egypt (Sumber: pinterest.com)

Dalam Injil Matius ada tertulis mengenai penggenapan Kitab Suci, yakni pada:

Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” (Matius 2:15b) Read the rest of this entry

Mengapa St. Yusuf disebut “Yang Ditakuti oleh Setan”?

Oleh Philip Kosloski

Saint Joseph and the Infant Jesus karya Giuseppe Bottani (Sumber: wikimedia.org)

Para misionaris, eksorsis, dan pemuja setan semuanya membuktikan kuasa doa perantaraan St. Yusuf melawan roh jahat

Read the rest of this entry

Menemukan Kebenaran Melalui Newman – Kisah Diakon Scott Carson Ph.D.

Diakon Scott Carson (Sumber: diosteub.org)

Kisah perjalanan saya memasuki Gereja Katolik merupakan suatu kisah pertumbuhan. Yakni pertumbuhan spiritual, pertumbuhan psikologis, dan yang paling penting adalah pertumbuhan akan pemahaman dan kapasitas untuk kasih Kristiani.

Saya memulai perjalanan hidup saya sebagai bukan bagian umat beriman. Saya dibesarkan oleh seorang ibu yang sangat skeptis dan cenderung ke saintisme, dan sekarang saya seorang diakon permanen untuk Keuskupan Steubenville, Ohio, dengan panggilan melayani komunitas akademis di wilayah itu. Banyak hal yang berubah dalam rentang waktu 60 tahun. Read the rest of this entry

Bagaimana Umat Biasa Bisa Membantu Memperbarui Gereja

Oleh Dr. John Bergsma

Ilustrasi Umat Biasa foto oleh Priscilla du Preez (Sumber: stpaulcenter.com)

Ada dua cara ikut ambil bagian dalam imamat Kristus:  imamat umum (atau imamat rajani) dan imamat pelayanan. Pertama-tama, mari kita lihat imamat umum, imamat yang menjadi dasar semua orang Kristen. Read the rest of this entry

Perjalanan Gadis Yahudi kepada Kristus – Kisah Melissa Zelniker-Presser

Melissa Zelniker-Presser (Sumber: godisinmytypewriter.com)

Awal Mula Perjalanan Iman Saya

Sebagai seorang gadis Yahudi yang dibesarkan di Florida Selatan, saya sudah tahu dari sejak kecil bahwa Tuhan itu nyata. Di usia tiga tahun, saya mengalami suatu perjumpaan dengan Tuhan, di mana Ia hadir seutuhnya dan menampakkan diri-Nya kepada saya. Ia ada di sana, bagaikan seorang sahabat, benar-benar nyata, sangat penuh kasih. Tentu saja waktu itu saya tidak tahu mengapa Ia memilih saya dan mendekati saya dengan cara ini. Saya masih sangat kecil, masih sangat muda, dan entah bagaimana perjumpaan itu tertanam dalam diri saya, terukir dalam jiwa saya. Baru di kemudian hari di kehidupan saya, saya akan menemukan alasan bahwa Ia telah memilih untuk datang kepada saya, tinggal bersama saya, bahkan ketika saya memilih untuk menjauh daripada-Nya. Read the rest of this entry

Yesus dan Murid Yohanes Pembaptis

Oleh Dr. Brant Pitre

Ikon ‘Behold the Lamb of God’ karya Peter Murphy (Sumber: fineartamerica.com)

Dalam Yohanes 1:35-42 berbunyi demikian:

Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah!”

Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus.

Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu cari?” Kata mereka kepada-Nya: “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?” Ia berkata kepada mereka: “Marilah dan kamu akan melihatnya.” Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat. Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).” Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: “Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).” Read the rest of this entry

St. Yusuf dalam Doa Syukur Agung

Oleh Philip Kosloski

Ekaristi foto oleh Jeffrey Bruno (Sumber: aleteia.org)

Baru pada tahun 1962 St. Yusuf disertakan dalam Doa Syukur Agung Bersama dengan orang kudus lainnya

Read the rest of this entry