Author Archives: Terang Iman

Masyarakat Sekuler Menyembah Sesuatu yang Bukan Kristus

Oleh Dr. Scott Hahn dan Brandon McGinley

New York City foto oleh Dorian Mongel (Sumber: stpaulcenter.com)

Segala sesuatu yang benar menurut apa yang dikatakan oleh masyarakat sekuler juga berlaku bagi siapa saja yang disebut sebagai individu sekuler. Menolak menyerahkan diri kepada Allah yang hidup bukanlah pilihan yang netral. Pilihan yang tidak netral itu juga tidak melindungi objektivitas atau kebebasan intelektual seseorang, dan tidak memerdekakan jiwa. Adapun, penolakan akan Allah yang hidup itu dilakukan dengan menolak untuk mengakui, menyembah, dan melayani-Nya sebagai tuntutan keadilan. Read the rest of this entry

Dusta Setan yang Halus

Oleh Romo Vincent Lampert

Yesus di Padang Gurun (Sumber: stpaulcenter.com)

Sangat sedikit dari umat beriman yang merasa harus khawatir dengan berbagai macam serangan si jahat (infestasi [kehadiran setan dalam tempat, benda, binatang], vexasi [serangan setan berdampak pada fisik], obsesi [serangan setan berdampak pada mental], and posesi [kerasukan]). Banyak hal yang menarik perhatian seperti kepala bisa berputar ke belakang, benda-benda beterbangan, tubuh melayang, orang bisa merayap di tembok seperti laba-laba. Kenyataannya memang banyak aktivitas setan yang di luar kebiasaan, tapi sangat sedikit dibicarakan tentang aktivitas setan yang biasa. “Setan jauh lebih ditakuti dalam apa yang disebut manifestasi daripada pengaruh yang tidak kelihatan terhadap jiwa-jiwa yang tidak terlatih atau jiwa-jiwa yang tidak bertemperamen baik.” Dengan kata lain, kita harus lebih waspada terhadap setan yang menyerang kita dengan permasalahan biasa dalam kehidupan kita sehari-hari dalam berbagai cara yang tenang dan halus. Read the rest of this entry

Allah, Sang Mempelai Laki-Laki Ilahi

Oleh Dr. Brant Pitre

God The Divine Bridgeroom (Sumber: Catholic Production YouTube Channel)

Alasan St. Paulus ketika melihat kayu salib yang berdarah, ia melihat perkawinan antara Sang Pencipta dan ciptaan, Allah dan umat manusia, dalam Kristus dan Gereja. Alasan ia melihatnya demikian karena ia tahu seluruh kisah sejarah keselamatan, karena ia tahu (secara khusus) mengenai Perjanjian Lama. Ia memahaminya dari perspektif Yahudi, bahwa Allah bukan hanya Sang Pencipta, Allah bukan hanya Sang Hakim Agung, tapi Allah sang Mempelai Laki-laki. Ia adalah kekasih yang mengejar mempelai wanita-Nya yaitu Israel, umat manusia yang sudah ditebus, dalam keinginan-Nya sendiri untuk mengawini umat manusia dalam perjanjian perkawinan selama-lamanya, dan itulah alasan utama eksistensi dunia, dan itulah alasan utama sejarah keselamatan, dan inilah makna terdalam dari kisah keselamatan. Read the rest of this entry

Tanda Yunus – Kisah Romo Scott Wooten

 

Romo Scott Wooten (Sumber: fwdioc.org)

Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka. Tetapi jawab Yesus: “Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah, dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak. Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.” Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi (Matius 16:1-4)

Pernahkan Anda punya ayat dari Kitab Suci yang terbayang-bayang selama bertahun-tahun? Suatu waktu, Matius 16:1 menjadi salah satu ayat yang membingungkan bagi saya. Mengapa ayat ini? Ayat ini bukanlah ayat yang sangat unik, dan tidak secara khusus mewakili ayat tentang “kabar gembira” melainkan ayat yang menyedihkan. Namun, ayat ini melekat pada diri saya karena saya merasa kasihan pada orang-orang Farisi dan Saduki. Tampaknya mereka tersesat, dan setelah membaca kisah berikutnya, saya tahu kalau akhir cerita mereka tidak bagus. Read the rest of this entry

Perumpamaan Domba dan Kambing

Oleh Dr. Brant Pitre

The Last Judgment karya Fra Angelico (Sumber: wikipedia.org)

Dalam perumpamaan ini saya akan mencoba membongkarnya dan secara khusus mengaitkannya dengan doktrin Gereja mengenai surga dan neraka, yang merupakan doktrin yang sangat penting dan sentral, dan juga berakar dalam Kitab Suci. Perumpamaan dalam Matius 25:31-46 akan saya letakkan dalam konteks aslinya, berikut ini yang dikatakan Yesus pada akhir pengajaran yang terkenal itu: Read the rest of this entry

Salib Terbalik – Simbol Iblis kah?

Oleh Hector Molina

Crucifixion of Saint Peter karya Caravaggio (c. 1600) (Sumber: wikipedia.org)

Selama bertahun-tahun saya sering bertemu dengan orang-orang yang anti-Katolik. Argumen mereka yang menentang iman Katolik cukup mudah ditebak, salah satu yang paling populer adalah tuduhan bahwa Paus itu adalah Antikristus. Salah satu bukti yang khas atas tuduhan ini adalah simbol Kepausan yaitu salib terbalik, yang para anti-Katolik yakin sebagai lambang Iblis. Oleh karena itu, menurut mereka, Paus sendiri bersekutu dengan Iblis. Read the rest of this entry

Beriman ala Masker

5 Kesalahan Umum Cara Pakai Masker (Sumber: kompas.com)

Pada masa pandemi seperti sekarang, masker menjadi sesuatu yang wajib dikenakan ketika berada di luar rumah. Berbagai elemen masyarakat dari pemerintah, pemimpin agama, dan pemimpin masyarakat ikut serta menganjurkan masyarakatnya untuk mengenakan masker dengan benar. Dalam hal ini, saya melihat adanya anggapan umum bahwa mengenakan masker pasti terhindar dari penyakit. Sayang sekali anjuran yang sudah diberikan hanya dibaca sepotong saja, banyak orang lupa bahwa mengenakan masker juga harus benar. Read the rest of this entry

Kepada Siapa Ku Harus Pergi? – Kisah Douglas Beaumont Ph.D.

Douglas Beaumont (Sumber: douglasbeaumont.com)

Saya tidak menerima pendidikan yang sangat religius dari keluarga. Tetapi, secara tidak langsung saya diajarkan bahwa Tuhan itu ada, dan saya memegang kepercayaan yang samar-samar mengenai hal itu sampai sekolah menengah (setara SMA –red.), saat itu saya menjadi seorang agnostik praktis. Dengan adanya ribuan agama di dunia, dan juga ilmu pengetahuan yang terus mengubah pemikiran tentang “kebenaran.” Saya merasa tidak butuh untuk berkomitmen pada keyakinan apa pun. Lebih penting lagi, saya suka akan hidup saya tanpa aturan agama. Lebih jauh lagi, kelihatannya setiap orang Kristen yang berusaha menginjili saya, mereka tidak mampu memberikan jawaban yang memuaskan. Saya tidak akan mengubah hidup saya jika saya tidak punya alasan yang kuat untuk mengubahnya. Read the rest of this entry

Janganlah Kamu Menyebut Siapapun Bapa, Maksudnya Apa?

Oleh Dr. Brant Pitre

Woe unto You, Scribes and Pharisees (Malheur à vous, scribes et pharisiens) karya James Tissot di Brooklyn Museum (Sumber: wikipedia.org)

Ada ajaran Yesus yang terkenal, “Janganlah kamu menyebut siapapun bapa.” Dan saya kira perkataan itu menjadi ayat yang sulit, karena dalam Katolikisme, khususnya di Barat, ada kebiasaan yang sudah berlangsung berabad-abad untuk menyebut seorang presbiter sebagai bapa (di Indonesia istilah yang sama adalah rama atau romo). Saya sebagai seorang umat merasa janggal ketika seorang presbiter berkata, “Janganlah kamu menyebut siapapun bapa,” dan kita semua merasa tidak nyaman karena kita semua memanggil presbiter itu dengan sebutan romo. Read the rest of this entry

Mengapa Langit-langit Gereja Kuno Rusuk Kayunya Terlihat?

Oleh Joby Provido

St. Mary Cathedral Sydney, Australia (Sumber: thecatholictalks.com)

Ketika kita mengunjungi gereja kuno dengan arsitektur Gotik (atau kebangkitan Gotik), orang pasti memperhatikan langit-langitnya yang berkubah. Di beberapa gereja, para arsitek membiarkan bagian langit-langitnya terbuka sehingga rusuk-rusuk balok kayunya terlihat. Read the rest of this entry